Wednesday, July 23, 2014

Jokowi Bapakku - Parodi (Let It Go, Frozen)

Video kreatif ini merupakan karya anak bangsa yang menggambarkan tentang berbagai macam hasil kerja Jokowi selama memimpin Jakarta sebagai Gubernur. Beberapa hasil nyata yang telah dicapai adalah Penertiban Pasar Tanah Abang, Penataan Waduk Pluit, Waduk Ria Rio, Perombakan birokrasi, dan banyak kerja nyata lainnya.

Concept & Lyrics by : Toto

Music Production by: Billy Simpson Music Production
Vocals by: Reza Nangin

Video Production by: Timotius Agus (Epixfilm), Yustin Anugerah (Epixfilm), Awi, Daniel Janto

Talent by: Boby Tarigan, Anov, Ricky Pelleh, Hans Banqharra

Special Thanks For: Hans, Denis, Tomy, Kin2, Dendy.

Disclaimer: The view of this parody does not reflect the view of the original song (Let It Go, Frozen) or its owner.





Berikut ini lirik lengkap Lagu Bapakku



Bapakku, bapakku
Ini kisah tentang bapakku
Bapakku, bapakku
Mari dengar kisahku

Ku suka main ke pasar tanah abang
Cari baju dan mainan
Begitu banyak pilihan, dari sarung sampai kaos dalam
Tapi kalau kesana, slalu macet ga tahan
Pedagang berantakan
Ku dipalak preman

Namun kini, semua beda
Pergi nyaman, pulang pun lega
Pedagang rapi, preman hilang
Semua kar'na

Bapakku, bapakku
Yang rapiin tanah abangku
Bapakku, bapakku
Preman-preman di lawan
Jadi nyaman
Jadi tentram
Bapakku, bapakku
Masih banyak kisahnya bapakku

Aku pernah diajak mancing, di daerah waduk pluit
Namun tempatnya kumuh, penuh sampah dan nyamuk
Bukannya dapat ikan, eh malah dapat diare
Namun kini kaya di luar ne'gri

Bapakku, bapakku
Yang pindahin ke rumah susun
Bapakku, bapakku
Sampah2 diangkut
Jadi indah
Jadi mewah
Bapakku, bapakku
Masih banyak c'ritanya bapakku

Ngantri izin, skarang sudah gak lama
K'liling monas, naik bus bertingkat
Taman, dimana-mana

Bapakku, bapakku
Apa lagi soal bapakku?
Bapakku, bapakku
Banyak penghargaannya
Kerja terus
Kita diurus
Bapakku, bapakku
Ga ada yang bisa ngalahin bapakku

Saham naik, karena bapakku
Rupiah kuat, karena bapakku
Yang jelek, diganti, sa-a-ma bapakku
Yang bener, dibela, itulah bapakku

Bapakku

No comments:

Post a Comment